Jumat, 23 Januari 2015

DUA PULUH TIGA JANUARI DI DUA TAHUN LALU


Kau tidak baru hadir pada waktu itu
Kau juga tidak baru lahir pada saat itu
Tapi ada yang berbeda pada hidup di masa itu
Saat di mana tertemukan air mata yang berlinang jatuh bertaburan
Kau pungut satu-satu
Tak tersisa satu pun
Dan kau tak membakarnya bagai kertas hingga berubah menjadi abu
Namun kau genggam,
Tak ada cela waktu tuk kau lepaskan
Kau eratkan pada jiwamu
Kemudian kau ubahkan
Kau indahkan
Kau hiasi
Dan selalu kau jagai

Kau berbeda sampai kapan pun
Kau yang tiada mengabaikan arti kemuraman wajah
Kau yang tiada mengabaikan arti enggannya tawa
Kau tiada mengabaikan arti senyapnya  ucapan
Kau tiada mengabaikan arti senyum yang tak merekah

Kau
Kaulah yang berbeda itu

Tak pernah lupa untuk menoleh
Memastikan semua baik-baik saja
Tak pernah jemu mengelus
Memastikan tiada air mata itu lahir kembali
Tak pernah letih menunggu
Meski terlalu lambat langkah kaki
Tak pernah jenuh mendengar
Meski kata tiada usai berbisik
                Semua kau lakukan sepenuh hati
Sangat tulus
Sampai pemilik hati tak lupa semua kenangan baik itu hingga kini

Terimakasih dikau
Dua puluh tiga januari di dua tahun yang lalu

Tetaplah ukir kenangan manis buat semua jiwa yang kau kasihi
Tapi biarlah
Ada satu langkah  maju teristimewa
Yang kau lakukan dari dua tahun yang lalu.
Agar kau
Tidak hanya sebagai kenangan terindah dalam hidup seorang yang kau kasihi
Namun juga sebagai pemberi kenangan terbaik yang abadi masanya.


23 Januari 2015
Eltita Natalia

1 komentar:

SAHABAT

Menerima kasih sahabat Oleh : Eltita Natalia  Shopia dan Yunita adalah salah dua eh, maksudku dua orang dari empat sahabatk...