Karyaku sebagai ucapan
syukurku kepada pribadi terbaik sepanjang usiaku 20 tahun J.
Tuhan
Yesus yang baik sungguh aku ada sampai saat ini hanya karena KasihMu yang ajaib
Bapa. Rinduku,harapku,citaku,cintaku ,keluargaku selalu ada ditanganMu. Tiap
hari Bapa aku ingin Engkau selalu hadir disepanjang usiaku. Seperti untaian
kata ini untukMu dariku ya Bapa diusiaku yang bertambah menjadi 20 tahun semoga
ini mampu aku lakukan selalu.amin
Yesus Kebanggaanku
Pagi hari aku menata waktu
berharap indahnya hari kunikmati
aku tak lupa menyerahkan hidup ini
ke dalam tanganMu yang kuasa
sebab hanya Engkau
yang mengingatku selalu
Siang hari aku menempuh hidup
berbuat banyak meraih kebaikan hidup
tak ku biarkan dengan caraku sendiri
melainkan Kau kuundang selalu
tuk nyatakan rancangan terindahMu bagiku
karena hidupku Kau yang lukiskan
Sore hari aku terus berjalan
tiada hentinya mau menggeluti banyak hal
lagi lagi aku ingat akan Mu
sebab Kau satu-satunya yang selalu ada
Ketika malam menutup hari
aku tersungkur ingin memelukMu
namun Kau hadir menggapaiku lebih dahulu
Kau tenangkan aku
Kau damaikan aku
Kau buatku kembali tersenyum
Kau luar biasa
Kau ajaib
Kau indah
Kau lebih dari apa pun
Kau Yesusku kebanggaan dihidupku
berharap indahnya hari kunikmati
aku tak lupa menyerahkan hidup ini
ke dalam tanganMu yang kuasa
sebab hanya Engkau
yang mengingatku selalu
Siang hari aku menempuh hidup
berbuat banyak meraih kebaikan hidup
tak ku biarkan dengan caraku sendiri
melainkan Kau kuundang selalu
tuk nyatakan rancangan terindahMu bagiku
karena hidupku Kau yang lukiskan
Sore hari aku terus berjalan
tiada hentinya mau menggeluti banyak hal
lagi lagi aku ingat akan Mu
sebab Kau satu-satunya yang selalu ada
Ketika malam menutup hari
aku tersungkur ingin memelukMu
namun Kau hadir menggapaiku lebih dahulu
Kau tenangkan aku
Kau damaikan aku
Kau buatku kembali tersenyum
Kau luar biasa
Kau ajaib
Kau indah
Kau lebih dari apa pun
Kau Yesusku kebanggaan dihidupku
Eltita Natalia
1 september 2014
06.02
06.02
Ini lah rangkaian kata untuk mama diusiaku yang ke-20tahun ini. Aku sudah tua semoga dengan tuanya umurku terwujudlah yang diimpikan yang melahirkannya kedunia.
Mamak
Mak
rindu lah kataku untukmu
saat jarak memisahkan pertemuan kita
sendu terkadang kurasa
gelisah aku
terdiam aku
saat kulihat wajah lelahmu dalam bayangku
rindu lah kataku untukmu
saat jarak memisahkan pertemuan kita
sendu terkadang kurasa
gelisah aku
terdiam aku
saat kulihat wajah lelahmu dalam bayangku
Bukan aku tak mampu katakan rindu
bukan tak mampu aku sampaikannya
tapi rasanya aku tak layak mengatakan itu padamu
bukan tak mampu aku sampaikannya
tapi rasanya aku tak layak mengatakan itu padamu
Saat terpaan sepi kurasa
saat badai sulit kurasa
saat masalah kuhadapi
saat seperti aku tak mampu berdiri
aku tak sanggup bercerita padamu
bukan karna kumalu
bukan karna kutakut
tapi mungkin itu tidak biasa
tidak biasa kita perbuat
saat badai sulit kurasa
saat masalah kuhadapi
saat seperti aku tak mampu berdiri
aku tak sanggup bercerita padamu
bukan karna kumalu
bukan karna kutakut
tapi mungkin itu tidak biasa
tidak biasa kita perbuat
Mak
aku ingat selalu wajah letihmu
aku ingat betul lesuhmu
ketika susah payah kau berjuang
berjuang menjadikanku sebagai anak
anak yang kau kasihi
aku ingat selalu wajah letihmu
aku ingat betul lesuhmu
ketika susah payah kau berjuang
berjuang menjadikanku sebagai anak
anak yang kau kasihi
Mak
aku tidak melupakan kasihmu padaku
saat aku terbaring lemah
tak mampu berbuat apa
menggerakkan tubuhku pun susah
tapi kau ada disampingku menemaniku
kau rawat aku dengan sabarmu
meski terdengar telingaku
keluhanmu akan aku yang tidak setegarmu
kemudian kau hajar aku dengan tuturmu
buatku merasa ingin menjerit
dan meninggalkan lemahku saat itu
Mak
aku rekam dengan baik
dulu waktu aku masih kecil
kau peluk aku
katakan padaku
“kau jadi anak berhasillah kelaknya”
mungkin kau lupa masa itu
tapi aku ingat sangat
karna hanya sekali masa itu kurasa
aku tidak melupakan kasihmu padaku
saat aku terbaring lemah
tak mampu berbuat apa
menggerakkan tubuhku pun susah
tapi kau ada disampingku menemaniku
kau rawat aku dengan sabarmu
meski terdengar telingaku
keluhanmu akan aku yang tidak setegarmu
kemudian kau hajar aku dengan tuturmu
buatku merasa ingin menjerit
dan meninggalkan lemahku saat itu
Mak
aku rekam dengan baik
dulu waktu aku masih kecil
kau peluk aku
katakan padaku
“kau jadi anak berhasillah kelaknya”
mungkin kau lupa masa itu
tapi aku ingat sangat
karna hanya sekali masa itu kurasa
Mak
aku tidak pernah lupa
semua yang kau ucapkan padaku
aku memahami itu arti dari perhatianmu
cacian, makian, hardikan,nasehat
semua aku ingat
amarah dan emosi
apa pun wujudnya
aku ingat semua
Mak
aku tidak tahu nantinya bagaimana
aku tidak paham waktu kedepan
kadang aku membayangkan bahagia
kadang juga aku membayangkan tangis
aku tak bisa berjanji banyak padamu
tapi harapku selalu kusampaikan
pada Tuhan yang kau kenalkan padaku
Mak
seringkali aku sakiti hatimu
seringkali aku buatmu hancur
seringkali aku buat tangismu hadir
airmata yang menyatakan tak sanggup
airmata tanda lukamu
Mak
maafkan aku yang belum bisa
seperti wanita baik yang kau inginkan
maafkan aku belum bisa
seperti anak berbakti yang kau impikan
maafkan aku belum bisa
jadi pribadi yang dewasa
maafkan mak
maafkanlah
tidak mungkin jika aku harus
katakan maaf di depanmu
aku terlalu angkuh untuk katakan itu
sebab aku takut kembali kecewakanmu
Mak
doakan lah aku terus
seperti yang sering terdengar telingaku
jika belum kau lihat yang terbaik kuraih
tiada henti kau sebut namaku dalam doa
doakan aku
agar bisa sepertimu mak
perempuan yang bijak
mampu menghadapi segala kerumitan hidup
dengan menghandalkan Tuhan yang sempurna itu
disetiap waktu dan situasi apa pun yang ada.
amin
Eltita Natalia
31/08/2014
04.57
04.57
Semua
anak tak pernah melupakan kasih ayah kepadanya, meski ibu menjadi panutan yang
luar biasa bagi anak, ayah tetaplah menjadi puja-pujaan anak perempuannya di
hadapan laki-laki lain maupun di hadapan
teman-teman.
Bersyukur
punya ayah seperti mu , bagaimana pun dinginmu, cuekmu, diammu, amarahmu lebih besar pula lah kasih sayang, perhatian,
usahamu bagiku yang terbaik selalu kau usahakan.
Dear : Bapake
Terbaik
Selalu
Lautan luas berair biru
Kurang bagimu
Awan putih di langit permai
Kurang juga bagimu
Semua tak ada andaian
Semua tak ada umpama
Sebab kasihmu untuk anakmu
Terbaik selalu
Kurang luas dunia ini
Tuk tunjukkan kasihmu padaku
Bahagia aku jika selalu kau tahu mauku
Bahagia aku jika selalu kau beri mauku
Dan lebih leluasa bahagiaku bila
Selalu kau ingat aku dalam doamu
Sebab doa menyempurnakan
Segala permintaan hati
Terimakasih bapakku
Selalu berusaha menyediakan apa yang harus ada
bagiku
Terimakasih bapakku
Selalu mengusahakan yang terbaik bagiku
Terimakasih bapakku
Susah payah keringatmu selalu bercucur manis buatku
Terimakasih bapakku
Letih lelahmu memberi arti hidupku
Kelak
Semua payah payahmu
Semua sakit sakitmu
Semua susah susahmu
Manis terasa
Bahagia didekap
Sebab kau adalah ayah terbaik
Selalu buatku
Pastilah pencipta yang selalu kau tuturkan padaku
Menolongku menjadi anak terbaik
Selalu buatmu
Amin J
Eltita Natalia
23/12/2014
23.10
23.10
Kasih
kita mungkin sering salah terungkap atau terucap,namun satu harus terus ada
dalam hati kita kasih itu untuk antara kita.
Puisi
ini untuk kakaku, abangku, adik perempuanku, kedua adik laki-lakiku J
Semua
Ada
Semua cinta terukirkan cinta
Semua kasih terlukis kasih
Semua kenangan jadi memori indah
Semua adalah yang ada
Berdiri tegakku bukan karenaku saja
Karena ada semua
Semua ada untukku
Siapakah gerangan semua?
Kau, kau, kau, kau, dan kau
Sempurna terasa miliki semua
Meski tawa bercampur kesal
Meski tangis bercampur amarah
Meski semua sering bercampurbaur
Tak terpisahkan
Begitulah semua tentang yang ada
Tak terpisahkan dalam segala nyata
Tawaku bisa tawa kalian
Tawa kalian jugalah tawaku
Tangis demikian pula
Malang demikian pula
Semua harus ada
Semua ada bagiku
Semua ada bagi kalian
Indahnya sampai nanti kita ada bersama J
Eltita Natalia
23/12/2014
23.23
23.23
Hanya
doa yang menguatkan setiap saat . Bersyukur atas adanya pembimbing rohani, dan
puisi ini dipersembahkan kepada : Bapak Gembala Sidang GBAI, Bapak Wagem GBAI,
segenap pelayan Tuhan GBAI, Bapak Gembala Sidang GPDI Youth Ethernal, Bapak
Gembala Sidang GPDI Youth Ethernal, serta segenap pelayan Tuhan.
TERIMAKASIH
Oleh
: Eltita Natalia
Terimakasih
Atas kasih anugerah
Dalam membimbing, memimpin
Dalam membina , menegur
Meneguhkan dalam kerumitan hidup.
Terimakasih
Atas damai kasih
Dalam mengingatkan
Dalam memperingati
Memperlengkapi hidup lebih tangguh.
Terimakasih
Buat segala yang tak sampai tertulis
Terimakasih
Buat segala yang tak sampai terucap
Tuhan lah yang membalaskan
Tuhan lah yang menyampaikan
Betapa mulianya tiap tiap kasih
Yang telah disampaikan pada pribadiku
Hari ini diberikannya usiaku bertambah
Diberikannya pulalah kebertambahan kasih
Akan siapa yang selalu menabur kasih padaku
Amin J
20/12/2014
11.28
Berikut ini adalah puisi buat semua sahabatku.
1 ( The Christ )
Sophia Simbolon, Tesalonika Pratiwi Situmeang,
Gressy Sawitri Purba, Yunirta Octaviani Siagian, Rumondang Mutiara Sani.
2 ( Nero )
Lenny Hartaty Lumbanraja, Asnah Meriati Tambah, Ade Putri
Rumonda, Dita Yuliartha Napitupulu, Dina Yesicca, Widya Utari Lingga, Afifah
Septiarini
3 ( Gruppy )
Dian Silvia, Dian Rahmayani, Dedhek Helen Enjelina,
Fauzah Afifah Lubis, Angga Andika Lubis, Ahmad Johan, Arif Maulana
Semua kepada sahabatku, yang tak tersebutkan
Mega Ria, Tioneni, Yufar Niza, Eka Damai Yanti,
…………….
Sahabat
ada
Oleh
: Eltita Natalia
Sahabat
Kisaran waktu tak terbatas
Kisaran zaman tak terusai
Tetap teguh dalam bersama
Sahabat
Manjaan letih tak terabaikan
Manjaan riang tak terhentikan
Tetap kukuh dalam bersatu
Sahabat
Tertuju mata saat mata berlinang
Tertuju hati saat hati berisak
Tetap satu dalam berkasih
Terimakasih
Sahabat terbaik
Terimakasih
Sahabat terindah
Terimakasih
Sahabat terkasih
Bila menyepi terasa
Bila rindu terasa
Bila temu tergapai
Segala terpenuhi sahabat
Ada duka ada suka
Ada tangis ada tawa
Ada amarah ada pereda
Ada sahabat, selalu ada.
Ini karyaku buat yang ngerasa aja dee.
Sudah pernah diperlihatkan sebelumnya, tapi ini ada revisinya kok J
. Baca aja ya.
Tak
Mampu
oleh : Eltita Natalia
oleh : Eltita Natalia
Dengan apakah
aku harus katakan padamu
aku tak mampu
aku harus katakan padamu
aku tak mampu
dengan apakah
aku harus ungkapkan
aku tak mampu
aku harus ungkapkan
aku tak mampu
aku terlalu kaku
aku terlalu lemah
aku terlalu larut
sehingga
aku tak mampu
aku terlalu lemah
aku terlalu larut
sehingga
aku tak mampu
kau
kasihku
percayakah kau padaku ?
kasihku
percayakah kau padaku ?
kau
kasihku
yakinkah kau padaku?
bukan aku
bukan kau
tapi kita
terlalu hangat
terlalu manis
terlalu sulit dibuang
aku bertahan
aku berjalan
bukan lagi aku
bukan lagi kau
aku dan kau
telah tiada
hancur
tapi tidak hancur
remuk
tetapi tidak remuk
kasihku
yakinkah kau padaku?
bukan aku
bukan kau
tapi kita
terlalu hangat
terlalu manis
terlalu sulit dibuang
aku bertahan
aku berjalan
bukan lagi aku
bukan lagi kau
aku dan kau
telah tiada
hancur
tapi tidak hancur
remuk
tetapi tidak remuk
Seolah kita terus ada
tapi nyatanya kosong
seolah kita tiada terhapus
tapi nyatanya hampa
tapi nyatanya kosong
seolah kita tiada terhapus
tapi nyatanya hampa
Aku tak sanggup mengukir nama lain di hati
aku tak sanggup membahagiakan hati dengan lainnya
aku tak sanggup menggusur hebat tentangmu
aku tak sanggup meluluhlantarkan semua manisnya
aku jujur sesungguhnya
aku tak mampu.
aku tak sanggup membahagiakan hati dengan lainnya
aku tak sanggup menggusur hebat tentangmu
aku tak sanggup meluluhlantarkan semua manisnya
aku jujur sesungguhnya
aku tak mampu.
Rangkain kata ini untuk
seseorang yang tak bisa terlupakan, walau aku sudah sempat ada yang mendekati
dahulunya rasa ini terus terselip mungil. Dan semakin nyata meski tidak lagi kumelihatnya
setiap harinya seperti dulunya.
Dear : N
Gelora
Hati
Oleh
: Eltita Natalia
Selalu
ada getaran yang terasa
selalu ada bahagia yang tersimpan
selalu ada senyum manis
selalu ada memori berkias
itu yang kurasa selama ini
tak tahu bagaimana denganmu yang buat aku begitu merasa begini
aku tak sadar jika memandangimu
aku tak kuasa jika memikirkanmu
aku tak sanggup jika hanya berdiam
tapi aku mampu menguasai diriku menunjukkan hal itu padamu
kau bukan seperti impianku
kau juga bukan seperti idamanku
kau juga bukan yang aku mau miliki
tapi rasanya aku ingin tahu banyak hal tentangmu
itu yang kurasa, tak memahami bagaimana denganmu
tatapan dahulu kala
ya, aku lah yang terlebih memulai
aku sering melihatmu
kemudian kau katakan sesuatu
buatku terhentak untuk sadar
agar tak lagi aku melirikmu
seakan kau sangat risih
jika kembali kuberbuat demikian
tatapanmu saat dimana beribadah
bersembah syukur pada yang Kuasa
aku sempat bahkan beberapa kali
menangkap tatapan matamu yang tersorot padaku
kemudian aku berlaku sepertimu
ketika sadar kita saling bertatapan jauh
lalu aku dan kau menghentikannya
tapi entahlah itu nyata benar
aku pun sulit membenarkannya
selalu ada bahagia yang tersimpan
selalu ada senyum manis
selalu ada memori berkias
itu yang kurasa selama ini
tak tahu bagaimana denganmu yang buat aku begitu merasa begini
aku tak sadar jika memandangimu
aku tak kuasa jika memikirkanmu
aku tak sanggup jika hanya berdiam
tapi aku mampu menguasai diriku menunjukkan hal itu padamu
kau bukan seperti impianku
kau juga bukan seperti idamanku
kau juga bukan yang aku mau miliki
tapi rasanya aku ingin tahu banyak hal tentangmu
itu yang kurasa, tak memahami bagaimana denganmu
tatapan dahulu kala
ya, aku lah yang terlebih memulai
aku sering melihatmu
kemudian kau katakan sesuatu
buatku terhentak untuk sadar
agar tak lagi aku melirikmu
seakan kau sangat risih
jika kembali kuberbuat demikian
tatapanmu saat dimana beribadah
bersembah syukur pada yang Kuasa
aku sempat bahkan beberapa kali
menangkap tatapan matamu yang tersorot padaku
kemudian aku berlaku sepertimu
ketika sadar kita saling bertatapan jauh
lalu aku dan kau menghentikannya
tapi entahlah itu nyata benar
aku pun sulit membenarkannya
aku
sering bertanya padamu
aku sering berbasa-basi padamu
aku juga sering seolah mengganggu kesibukanmu
tapi aku hanya mendapati semua jawaban dari tanyaku
tidak lebih dari semua itu
tapi tahukah kau ?
aku sudah cukup puas dengan itu
meski hati ingin kau berlaku seperti aku
seringkali aku melihatmu dalam lintasan benakku
aku tak tahu apa arti semua itu
bahkan ketika aku merasakan sesuatu
aku butuh jawaban itu
Tuhan kita yang sama itu
memberi jawaban itu
walau hanya dalam mimpi aku dapatinya
mungkin semua ilusi belaka
mungkin juga semua nyata
atau bisa jadi ini semu
apa pun itu
aku tidak membenci kesempatan ini
sekalipun tidak
dan kutak peduli apa katamu tentang ini
tapi
sekali lagi hati ini bergelora
seakan-akan tak puas
dan mungkin tak akan pernah terpuaskan
aku selalu berdoa
tiap aku hendak memulai pembicaraan kita
aku selalu bertelut
tiap aku hendak berlaku sadarku padamu
aku lakukan semua tulus
kau tak merespon pun
tak mengapa bagiku
terpenting bagiku
aku sudah memuaskan hasrat hatiku
berlaku murni padamu
walau tak tahu kau menganggap apa
kini
aku belum juga tahu
belum juga mampu
menyimpulkan apa yang ada untukmu dariku
satu yang pasti
aku hanya ingin belajar
memulai yang baik padamu
agar aku mendapati yang baik
meskipun itu harus bukan dirimu
aku sering berbasa-basi padamu
aku juga sering seolah mengganggu kesibukanmu
tapi aku hanya mendapati semua jawaban dari tanyaku
tidak lebih dari semua itu
tapi tahukah kau ?
aku sudah cukup puas dengan itu
meski hati ingin kau berlaku seperti aku
seringkali aku melihatmu dalam lintasan benakku
aku tak tahu apa arti semua itu
bahkan ketika aku merasakan sesuatu
aku butuh jawaban itu
Tuhan kita yang sama itu
memberi jawaban itu
walau hanya dalam mimpi aku dapatinya
mungkin semua ilusi belaka
mungkin juga semua nyata
atau bisa jadi ini semu
apa pun itu
aku tidak membenci kesempatan ini
sekalipun tidak
dan kutak peduli apa katamu tentang ini
tapi
sekali lagi hati ini bergelora
seakan-akan tak puas
dan mungkin tak akan pernah terpuaskan
aku selalu berdoa
tiap aku hendak memulai pembicaraan kita
aku selalu bertelut
tiap aku hendak berlaku sadarku padamu
aku lakukan semua tulus
kau tak merespon pun
tak mengapa bagiku
terpenting bagiku
aku sudah memuaskan hasrat hatiku
berlaku murni padamu
walau tak tahu kau menganggap apa
kini
aku belum juga tahu
belum juga mampu
menyimpulkan apa yang ada untukmu dariku
satu yang pasti
aku hanya ingin belajar
memulai yang baik padamu
agar aku mendapati yang baik
meskipun itu harus bukan dirimu
19/08/2014
12.10
12.10
Tidak ada komentar:
Posting Komentar