Minggu, 10 Agustus 2014
puisi
Tiba-tiba tersadarku demikian:
Bahagia lagi
oleh: Eltita Natalia
Dahulu waktu masih anak-anak
aku layaknya seperti anak
yang bahagianya selalu diberi dan diberi
aku disayang
aku dijaga
aku diberikan yang terbaik
segalanya indah terlihat
juga sangat indah terasa
kemudian aku bertumbuh
menjadi remaja
yang inginnya adalah memiliki
miliki keindahan hidup
dengan caraku sendiri
merasa telah dewasa bukan lagi anak-anak
tak lama kemudian
aku pun hampir matang
tentunya dalam kedewasaan yang sesungguhnya
aku mulai sering merintih
mulai sering menangis
sering menjerit
sering meraung-raung
seolah tak puas dengan itu
aku juga berteriak
aaaaaaaaaaaaaaa............
kemudian kembali melihat apa yang telah ada
lalu terangguk-angguk
aku membisu
aku membeku
seolah tak puas juga
aku tak mau menyentuh kelam dulu
tak mau tersentuh juga sedikitpun
jangan lagi
aku mau kembali bahagia
seperti waktu kecil
aku digendong, dipeluk, dikecup
dengan ketulusan kasih sayang
dan mau dibimbing
oleh siapa yang memberikan kasih itu dengan tulusnya
aku mau
mau bahagia kembali
bahagia
bahagia
yang sesungguhnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SAHABAT
Menerima kasih sahabat Oleh : Eltita Natalia Shopia dan Yunita adalah salah dua eh, maksudku dua orang dari empat sahabatk...
-
Menerima kasih sahabat Oleh : Eltita Natalia Shopia dan Yunita adalah salah dua eh, maksudku dua orang dari empat sahabatk...
-
Kartini memiliki peran yang berdampak bagi Indonesia. Peran tersebut dikarenakan keinginannya memajukan pemikiran wanita Indonesia men...
-
Perempuan Siro-Fenisia yang percaya Markus 7 : 24-30 “(24) Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar