Jumat, 15 Desember 2017
Aku pikir Tuhan selalu tahu waktunya
Aku rasa Tuhan selalu tahu Masanya
Aku tahu Tuhan mengerti segala rasa
Ya Tuhan
Ak tetap mau mengatakannya PadaMu
Aku rindu kebebasan
Bebas dari amarah
Bebas dari keluh kesah
Bebas dari dosa
Aku ingin menikmati apa yg Tuhan mau lakukan di hidup ku
Dari bermili jarak Bumi dan Surga
Aku merintih dan menangis
Dari berjuta lapisan udara Bumi dan Surga
Aku MendesakMu
Tolong aku
Bebaskan jiwaku 😥
Sabtu, 02 Desember 2017
Feast
Cokelat, kacang, dingin, lembut, berigi
Beku dan pecah di lidah
Nikmat, selalu jadi kepuasan
Tidak mahal, bisa kuraih
Tidak murahan karena tak mahal
Terkadang juga habis
Karena murah namun memuaskan,
Kau tak selalu tersedia
Kenikmatan sederhana ~
Kamis, 30 November 2017
Kamis
Putih dengan putih
Hitam dengan hitam
Perpaduan memang indah
Keselarasan lebih indah
Aku rindu memilikinya
Selamat kamis kerinduan
Hitam dengan hitam
Perpaduan memang indah
Keselarasan lebih indah
Aku rindu memilikinya
Selamat kamis kerinduan
Kamis, 23 November 2017
😱😱😱
Keruh
Tidak putih
Abu-abu
Tidak hitam
Mau berdiri
Tidak tegak
Mau duduk
Tidak kokoh
Tidur ?
Bukan aku
😥
Tidak putih
Abu-abu
Tidak hitam
Mau berdiri
Tidak tegak
Mau duduk
Tidak kokoh
Tidur ?
Bukan aku
😥
Selasa, 21 November 2017
Kudus zaman now
Kudus
Now
Kudus
Then
Kudus
Forever
Kudus ever
Kudus never
Kudus lah kudus
Jangan kardus
Apalagi modus
Kudus bukan kudis
Kudus Zaman Now
Now
Kudus
Then
Kudus
Forever
Kudus ever
Kudus never
Kudus lah kudus
Jangan kardus
Apalagi modus
Kudus bukan kudis
Kudus Zaman Now
Sabtu, 18 November 2017
Sepenggal Romantisme
Tidak menyentuh jemariku
Tidak mendekap tubuhku
Apalagi menciumku
Tidak
Tidak di sampingku
Di belakangku
Usil tanganmu di kepalaku
Lalu berbisik
"mau dipeluk?"
Aku terdiam
Lalu kau tertawa melihat diamku
Kesukaanku 😅
Tidak mendekap tubuhku
Apalagi menciumku
Tidak
Tidak di sampingku
Di belakangku
Usil tanganmu di kepalaku
Lalu berbisik
"mau dipeluk?"
Aku terdiam
Lalu kau tertawa melihat diamku
Kesukaanku 😅
Kamis, 16 November 2017
Bersyukur
Bersyukur secara lafal kusuka
Bersyukur secara tulisan kusuka
Bersyukur secara material kusuka
Bersyukur secara pujian kusuka
Bersyukur dalam tekanan
Bersyukur dalam masalah
Beryukur dalam tangisan
Bersyukur dalam sedih
Belum
Aku belum suka
Belajar bersyukur dengan menyukai
~
Bersyukur secara tulisan kusuka
Bersyukur secara material kusuka
Bersyukur secara pujian kusuka
Bersyukur dalam tekanan
Bersyukur dalam masalah
Beryukur dalam tangisan
Bersyukur dalam sedih
Belum
Aku belum suka
Belajar bersyukur dengan menyukai
~
Rabu, 15 November 2017
Selasa, 14 November 2017
Free writing
Tanyaku
Aku selalu suka dengan kita
Padahal kita tidak boleh
Aku ralat
Aku tidak selalu suka dengan kita
Padahal kita tidak akan pernah
Aku ralat
Aku benci dengan kita
Padahal kita tetap bersama
Siapa salah?
Aku atau kita?
Ralatlah !
Aku selalu suka dengan kita
Padahal kita tidak boleh
Aku ralat
Aku tidak selalu suka dengan kita
Padahal kita tidak akan pernah
Aku ralat
Aku benci dengan kita
Padahal kita tetap bersama
Siapa salah?
Aku atau kita?
Ralatlah !
Kamis, 09 November 2017
Rabu, 08 November 2017
Pergilah
Bila saja sajak tak lupa kembali
Pasti terus menari di atas ini
Bila saja puisi selalu tercipta
Pasti kau akan terus di sajak ini
Biarlah kau pergi
Tanpa kuingat pernah ada disini
Bagian terbaikmu adalah dilupakan
Pergilah
Aku mau bertemu puisi baruku
Duniaku yang hidup
Selasa, 07 November 2017
Senin, 06 November 2017
Free Writing 7
Hidup
Tak suka bila harus menyalahkan diri
Tak suka bila harus disalahkan
Hahaha
Tak suka buru buru datang
Tak suka terlalu lama datang
Hahahaha
Tak suka bila harus gegabah
Tak suka bila harus terlalu sabar
Hahahahaha
Selamat hidup
Tak suka bila harus menyalahkan diri
Tak suka bila harus disalahkan
Hahaha
Tak suka buru buru datang
Tak suka terlalu lama datang
Hahahaha
Tak suka bila harus gegabah
Tak suka bila harus terlalu sabar
Hahahahaha
Selamat hidup
Minggu, 05 November 2017
Free writing 6
Tuhan
Punya cara yg terbaik diluar pemahamanku
Tuhan
Punya kebaikan diluar kebaikan yang kurancangkan untuk diriku
Tuhan
Bukan pesuruh manusia
Tuhan
Bukan pembantu manusia
Tuhan
Bukan pengkabul stiap pinta manusia
Tapi Tuhan
Pencipta, Penguasa, Perancang, Penerbit, Penjadi
Smua yg Menurut-Nya itu baik
Tuhan
Mampukanku Menghormati-Mu Rajaku
Punya cara yg terbaik diluar pemahamanku
Tuhan
Punya kebaikan diluar kebaikan yang kurancangkan untuk diriku
Tuhan
Bukan pesuruh manusia
Tuhan
Bukan pembantu manusia
Tuhan
Bukan pengkabul stiap pinta manusia
Tapi Tuhan
Pencipta, Penguasa, Perancang, Penerbit, Penjadi
Smua yg Menurut-Nya itu baik
Tuhan
Mampukanku Menghormati-Mu Rajaku
Jumat, 03 November 2017
Free writing 5
Cara-Mu bukan caraku
Rencana-Mu bukan Rencanaku
Jadilah dalam hidupku
Kumenanti-Mu
Kumenunggu Waktu-Mu
Jadilah dalam hidupku
Ku tak dapat bayangkan Cara-Mu
Ku tak dapat kira jalan-Mu
Rancangan-Mu jadilah dalam hidupku
Amin
Rencana-Mu bukan Rencanaku
Jadilah dalam hidupku
Kumenanti-Mu
Kumenunggu Waktu-Mu
Jadilah dalam hidupku
Ku tak dapat bayangkan Cara-Mu
Ku tak dapat kira jalan-Mu
Rancangan-Mu jadilah dalam hidupku
Amin
Kamis, 02 November 2017
Free writing 4
Aku berusaha
Aku mencoba
Sebisaku, sekuatku
Lakukanlah Bagian-Mu Tuhan
Ak merindukan Keajaiban-Mu
Sungguh
Aku mencoba
Sebisaku, sekuatku
Lakukanlah Bagian-Mu Tuhan
Ak merindukan Keajaiban-Mu
Sungguh
Rabu, 01 November 2017
Free writing 3
Payung hijau daun pisang
~kusuka sekali kesegaran hujan yg bercucuran
Waktu itu hujan tiba-tiba datang bergelimangan saat kesibukan kami di kebun. Mama senang berkebun, sesekali kukesal dengan kesenangannya ini. Hhaa
~kusuka sekali kehijauan tumbuhan dan birunya langit alam terbuka
Kudapat smua itu sederhananya di kebun. Mama memang pandai berkebun ria, kebun kami sangat penuh dengan jenis tanaman yang bisa dikonsumsi sendiri serta dijual untuk mencukupi kebutuhan dapur.
~kusuka sekali membantu mama tanpa paksaan dari pihak lain
Kupergi menemani mama lebih tepatnya membantu berkebun memanen untuk dijual ke pasar.
~saat terik matahari memuncak dan selekasnya bekerja
Kami memanen serai (sangge sangge) Haha
Blm selesai kami mengerjakannya hujan mengguyur dan mama membuatkan tempat teduh yg mudah seng dibuatnya di atas pohon yg blm tua agar kutak terkena hujan sedangkan mama membiarkan dirinya basah kuyup.
~Hujan tak henti
Kami melanjutkan sampai hampir selesai pemanenan serai, ternyata hujan tak mau tahu dan terus menderasi sekeliling kami. Mama menyuruh aku dan kakaku untuk bergegas, lalu mama pergi sejenak kulihat ia mengambilkan daun pisang hijau dari pohonnya, ditebangnya dengan cekatan lalu membawanya menuju perteduhan kami dan aku pun menerimanya.
~Aku dan mama
Kami pulang dengan masing masing payung daun pisang. Kulihat lagi badan mama yg gendut berjalan di belakangku, tak pernah lelah berkebun tampak di wajahnya. Masih sempat mengambil daun pisang untukku meski ia sudah sangat basah. Kusering kesal dengan kesenangannya yg membuatku terkadang harus menemaninya ke kebun karena harus terbakar panas matahari menyebabkan kehitaman kulitku yg tak terkira. Tapi ya, seorang mama selalu memberikan yg terbaik meski sering kukesal dengan kesenangannya.
~kusuka sekali kesegaran hujan yg bercucuran
Waktu itu hujan tiba-tiba datang bergelimangan saat kesibukan kami di kebun. Mama senang berkebun, sesekali kukesal dengan kesenangannya ini. Hhaa
~kusuka sekali kehijauan tumbuhan dan birunya langit alam terbuka
Kudapat smua itu sederhananya di kebun. Mama memang pandai berkebun ria, kebun kami sangat penuh dengan jenis tanaman yang bisa dikonsumsi sendiri serta dijual untuk mencukupi kebutuhan dapur.
~kusuka sekali membantu mama tanpa paksaan dari pihak lain
Kupergi menemani mama lebih tepatnya membantu berkebun memanen untuk dijual ke pasar.
~saat terik matahari memuncak dan selekasnya bekerja
Kami memanen serai (sangge sangge) Haha
Blm selesai kami mengerjakannya hujan mengguyur dan mama membuatkan tempat teduh yg mudah seng dibuatnya di atas pohon yg blm tua agar kutak terkena hujan sedangkan mama membiarkan dirinya basah kuyup.
~Hujan tak henti
Kami melanjutkan sampai hampir selesai pemanenan serai, ternyata hujan tak mau tahu dan terus menderasi sekeliling kami. Mama menyuruh aku dan kakaku untuk bergegas, lalu mama pergi sejenak kulihat ia mengambilkan daun pisang hijau dari pohonnya, ditebangnya dengan cekatan lalu membawanya menuju perteduhan kami dan aku pun menerimanya.
~Aku dan mama
Kami pulang dengan masing masing payung daun pisang. Kulihat lagi badan mama yg gendut berjalan di belakangku, tak pernah lelah berkebun tampak di wajahnya. Masih sempat mengambil daun pisang untukku meski ia sudah sangat basah. Kusering kesal dengan kesenangannya yg membuatku terkadang harus menemaninya ke kebun karena harus terbakar panas matahari menyebabkan kehitaman kulitku yg tak terkira. Tapi ya, seorang mama selalu memberikan yg terbaik meski sering kukesal dengan kesenangannya.
Selasa, 31 Oktober 2017
free writing 2
tetaplah berbuat baik
Meski hasilnya belum ada
tetaplah melakukan kebaikan
Meski lelah, letih menahan jenuh
Tuhan mendengar setiap ucapan
Tuhan mengerti setiap kata
Tuhan tak lupa rencana Indah-Nya
Tuhan mengingat yang terbaik
meski menanti lama
meski tak kunjung datang
Kini belum
Tapi nanti akan tiba
Setia agar menerima
💪
Meski hasilnya belum ada
tetaplah melakukan kebaikan
Meski lelah, letih menahan jenuh
Tuhan mendengar setiap ucapan
Tuhan mengerti setiap kata
Tuhan tak lupa rencana Indah-Nya
Tuhan mengingat yang terbaik
meski menanti lama
meski tak kunjung datang
Kini belum
Tapi nanti akan tiba
Setia agar menerima
💪
Senin, 30 Oktober 2017
Free writing 1
Belajar untuk memulai menikmati apa yang ada,
Belajar untuk melakukan yabg bisa terjadi,
Tidak suka tetapi perlu,
Tidak senang tetapi penting,
Belajar perlahan menyisihkan keangkuhan atas ketidaknyamananku.
Demi mampu menemukan atau tertemukan atau ditemukan dengan sebuah mimpi indah.
30 Oktober 2017
Belajar untuk melakukan yabg bisa terjadi,
Tidak suka tetapi perlu,
Tidak senang tetapi penting,
Belajar perlahan menyisihkan keangkuhan atas ketidaknyamananku.
Demi mampu menemukan atau tertemukan atau ditemukan dengan sebuah mimpi indah.
30 Oktober 2017
Kamis, 20 April 2017
Berdoa atau Mengabaikan Yesus
Yesus menyembuhkan seorang buta
dekat Yerikho
Lukas 18: 35-42
(35)
Waktu Yesus hampir tiba di Yerikho, ada seorang buta yang duduk di pinggir
jalan dan mengemis. (36) Waktu orang itu mendengar orang banyak lewat, ia
bertanya: “Apa itu?” (37) Kata orang kepadanya: “Yesus orang Nazaret lewat.”
(38) Lalu ia berseru :”Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku !” (39) Maka mereka,
yang berjalan di depan, menegor dia supaya ia diam. Namun semakin keras ia
berseru “ “Anak Daud, kasihanilah aku !” (40) Lalu Yesus berhenti dan menyuruh
membawa orang itu kepada-Nya, Yesus berkata kepadanya: (41) “Apa yang kau
kehendaki supaya Aku perbuat bagimu? “ Jawab orang itu: “Tuhan, supaya aku
dapat melihat !” (42) Lalu kata Yesus kepadanya: “Melihatlah engkau, imanmu
telah menyelamatkan engkau !” (43) Dan seketika itu juga melihatlah ia, lalu
mengikuti Dia sambil memuliakan Allah. Seluruh rakyat melihat hal itu dan
memuji-muji Allah.
| Yesus aja trussssssss |
Seringkali dalam
keseharian kita meminta pada Allah, “berikanlah aku berkat yang melimpah,
berikanlah aku kemudahan dalam kuliahku, berikanlah aku hati yang selalu
bersyukur, berikanlah aku teman hidup yang baik, amin.” Berdoa pada Tuhan
meminta ini dan itu memang tidak pernah salah, sebagai manusia yang punya batas
tentu kita memohon kepada Dia yang tiada batas.
Perhatikanlah salah
satu cerita alkitab di atas, orang buta
tersebut duduk di pinggir jalan dan mengemis. Sebagai orang yang tak dapat
melihat,ia mengemis di pinggir jalan. Meskipun ia buta, ia dapat merasakan, ia
dapat mendengar sekelilingnya. Ia bertanya akan apa yang ia dengar begitu orang banyak lewat. Sampai ia mengetahui bahwa Yesus
orang Nazaret lewat. Keterbatasannya untuk menemukan posisi Yesus diabaikannya
dengan berseru-seru sekuatnya meski orang lain merasa terganggu. Ia juga
mengabaikan belas kasihan orang lain untuk memberikan ia sedekah ketika ia tahu Yesus ada, ia juga
mengabaikan teguran orang agar diam. Ia tidak
mengabaikan kesempatan emas ketika ada Yesus disekitarnya. Dan Yesus tahu
bahwa dengan sungguh orang buta itu memerlukanNya.
Yesus tidak mau
menebak apa yang orang buta itu inginkan, meski Ia punya pemahamanan yang luar biasa.
Yesus tetap bertanya apa yang dikehendaki orang buta itu pada Yesus. Dan orang
buta itu mejawab pertanyaan Yesus supaya ia dapat melihat.Yesus berkata: “Melihatlah
engkau, imanmu telah menyelamatkan engkau !”.Lalu orang buta tersebut pun dapat
melihat.
Imanmu ?
kepercayaan akan suatu yang tak dapat disentuh dan dilihat dengan mata. Sungguh
orang buta itu meminta satu permintaan terbesar dalam hidupnya saat Yesus
bertanya.
Bagaimana kita?
Adakah kita
meminta hal terbersar pada saat ini agar dinyatakan Tuhan Yesus? Semua halkah
sama besarnya dalam hidup ini? Adakah kita seperti orang buta yang mengabaikan
banyak hal demi menerima permintaannya pada Yesus? Ataukah kita meminta slalu
dalam doa namun banyak hal tentang Yesus kita abaikan?
Minggu, 05 Maret 2017
PERCAYA
Perempuan
Siro-Fenisia yang percaya
Markus
7 : 24-30
“(24) Lalu Yesus
berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke sebuah rumah dan
tidak mau bahwa ada orang yang
mengetahuinya, tetapi kedatangan-Nya tidak dapat dirahasiakan. (25) Malah seorang
ibu, yang anaknya perempuan kerasukan roh jahat, segera mendengar tentang Dia,
lalu datang dan tersungkur di depan kaki-Nya. (26) Perempuan itu seorang Yunani
bangsa Siro-Fenisia. Ia memohon kepada Yesus untuk mengusir setan itu dari anaknya.
(27) Lalu Yesus berkata kepadanya : “Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab
tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya
kepada anjing. (28) Tetapi perempuan itu menjawab :”Benar,Tuhan. Tetapi anjing
yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak. (29) Maka
kata Yesus kepada perempuan itu : “Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang
sebab setan itu sudah keluar dari anakmu.” (30) Perempuan itu pulang ke
rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu
sudah keluar.
Firman
Tuhan yang terjadi pada pemahaman dan pengalaman hidup adalah bagian yang
sangat disyukuri karena hal ini menyatakan bahwa hidup dengan kepercayaan yang
benar.
Tuhan
memperdulikan anak-anak agar mereka kenyang. Perempuan Siro-Fenisia
memperdulikan anaknya yang kerasukan agar megalami pelepasan.
Tuhan
selalu punya waktu untuk masing-masing orang yang perlu ditolong. “Biarlah anak-anak
kenyang dahulu” Tuhan mengatakan kalimat tersebut sebab Tuhan tahu anak-anak
memang memerlukannya. Meskipun demikian seorang ibu tak mau diam saja di
hadapan Tuhan, ia menjawab perkataan Tuhan dengan penuh kerendahan hati
berharap belas kasihan Tuhan.
Tuhan
sangat memahami apa maksud si ibu dan Ia bertindak tidak terlambat memulihkan
anaknya yang kerasukan setan. Tuhan tidak menyentuh anak perempuan Siro-Fenisia
secara fisik, tetapi anak tersebut mengalami sentuhan kasih Tuhan sehingga ia
sembuh. Tentunya akal tidak berterima secara mudah mengenai hal ini, tetapi
saat perjumpaan dengan Tuhan yang kita alami secara pribadi, hal itu teramat mungkin
terjadi.
Seorang
ibu manapun tentunya mengasihi anak-anaknya. Ketika sang anak mengalami
kesulitan, seorang ibu akan mencari pertolongan yang terbaik untuk anaknya.
Dalam
kehidupan nyata, sebagai seorang mahasiswa, tidak tinggal bersama dengan
keluarga sungguh banyak hal yang sulit kita jumpai. Ketika kita sebagai
mahasiswa merasa beban berat seolah tak sanggup hampirilah Tuhan, curahkan
semuanya dengan penuh meminta belas kasihan Bapa. Ketika semuanya tak juga
membaik, ceritakanlah kepada ibu, ia tahu meminta pertolongan terbaik untuk kita.
Doa
yang terjawab adalah hasil yang manis dari air mata yang terjatuh. Satu kebaikan
kita terima dari Allah, satu jalan terbuka untuk penyelesaian masalah adalah
jawaban doa. Mari bersyukur, punya Allah yang begitu mengerti segalanya. Bersyukur
punya Allah yang mau anak-anakNya memahami maunya Tuhan. Merendahkan diri di
hadapanNya, meminta bukan memaksakan, memohon bukan memerintahkan.
Masalah
yang terselesaikan, keadaan yang membaik adalah jawaban doa. Bersyukurlah untuk
setiap hal baik dalam hidup, sebab doa ibu telah dijawab Tuhan.
PERCAYALAH
TUHAN MENJAWAB SETIAP DOA :)
Langganan:
Postingan (Atom)
SAHABAT
Menerima kasih sahabat Oleh : Eltita Natalia Shopia dan Yunita adalah salah dua eh, maksudku dua orang dari empat sahabatk...
-
Menerima kasih sahabat Oleh : Eltita Natalia Shopia dan Yunita adalah salah dua eh, maksudku dua orang dari empat sahabatk...
-
Kartini memiliki peran yang berdampak bagi Indonesia. Peran tersebut dikarenakan keinginannya memajukan pemikiran wanita Indonesia men...
-
Perempuan Siro-Fenisia yang percaya Markus 7 : 24-30 “(24) Lalu Yesus berangkat dari situ dan pergi ke daerah Tirus. Ia masuk ke ...




